PERAWAT ASROB

19 Januari 2010

TEORI PROSES MENUA

Filed under: 1 — ROBBY BEE @ 4:31 PM

I. BIOLOGICAL

  • Teori sel

→ sel reproduce, sel yang tidak reproduce dan materi intra seluler

  • Teori radikal bebas

→ adanya radikal bebas yang bersifat tidak stabil,  aktif dan agresif terhadap sel tubuh yang dapat menimbulkan kerusakan serta menghasilkan radikal bebas yang lebih banyak.

  • Programed aging theory

→ kehidupan organisme diprogram melalui gennya, yang mengontrol panjng hidup manusia (Hershey, 1974)

  • Disengagement theory

→ teori melepaskan, penarikan diri individu usila dari msyarakat atau sebaliknya merupakan suatu keadaan yang tak mungkin di elakkan dan menimbulkan penurunan interaksi antara keduanya. Inisiatif penarikan diri dapat muncul dari individu dan atau masyarakat (Cumming & Henry, 61)

  • Kontinuitas theory

→ kepribadian manusia dewasa memiliki kebiasaan, karakter, selera daan pilihan, perkumpulan dan tujuan serta komitmen yang unik.

Usila akan tetap pada kepribadiannya & penyesuaian interpersonal yang sama → konflik dengan yang baru → tertindas

II. PSIKOSOSIAL

  • Teori aktivitas

→ kepuasan hidup usila akan timbul apabila yang bersangkutan mempertahankan aktivitas sosial pada tingkat optimum

  • Teori pertukaran sosial

→ interaksi sosial antara individu dan kelompok kn kontiniu bila dirasakan menguntungkan, dimana keuntungan = imbalan tanpa biaya (Dowd, 1975)

III. LINGKUNGAN

  • Wear and tear theory

→ sinar matahari yang berlebihan akan menimbulkan kulit kering, tipis, berkerut → cepat tua

  • Disease syndrom

→ perubahan yang terjadi akibat  stres lingkungan dan biologik serta adaptasi terhadap efek agent stressor, berupa; polusi udara, kimia, peristiwa psikologik dan sosiologic (Pelman, 54)

  • Ecological model

→ perilaku adalah produk interaksi seseorang dengan lingkungan, maka interaksi tersebut harus di pahami (Lawton & Nahemow, 73)

STAGES OF DYING

  • Tahap-tahap menjelang sakaratul maut
    • Denial
    • Anger
    • Bergaining
    • Depresion
    • Acceptance
  • The process of dying
    • Tingkat

  • Respon

–    Rasa takut berkurang

–    Lebih dapat mengontrol diri

–    Perhatian terhadap kehidupan setelah mati

–    Ketakutan pada kesengsaraan, pengunaan alat untuk memperpanjang kehidupan (Kohn & Menon, 1988)

  • Kebutuhan YANKES

–    Menstabilkan dan mendukung fungsi vital

–    Mengenali penyimpangan fungsi dan melakukan tindakan untuk penyesuaian

–    Mengurangi gejala distres dan kesedihan

–    Mendukung interaksi dengan keluarga

–    Mendukung klien dan keluarga dalam koping terhadap kenyataan kematian

  • Asuhan keperawatan

–    Integritas biologik : cukup energi dan bebas dari nyeri

–    Kenyamanan dan keamanan : kesempatan mengungkapkan rasa takut, percaya terhadap perawat, merasa diberitahu kebenaran dan aman

–    Belonging : kesempatan bicara, didengarkan & dimengerti, dicintai & mencintai, bersama dengan orang yang memperhatikan

–    Self esteem : dihargai optimalisasi rasa independen, merasa seperti orang normal, diperhatikan identitas dirinya

–    Akrualisasi diri : kematian sebagai pengalaman perkembangan, tukar pengalaman dengan orang lain, menerima kematian dan hidup

  • Issues in gerontological
    • Income security
    • Protection of assets
    • Health promotion
    • Care during periods of illnes
    • Peachfull death 

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: